Menyambut Ramadhan

Menyambut Ramadhan 1430 H, ada sesuatu yang berbeda yang saya rasakan di tahun ini. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Ramadhan tahun ini saya dan keluarga menyambutnya dengan sesuatu yang lebih kosmetis.

Dibilang kosmetis karena ketika kami sekeluarga memulai bulan baik ini, kami memulainya dengan suatu sambutan yang bersifat promotional yang tidak hanya untuk kami sendiri namun juga untuk orang lain. Kami memasang sebuah spanduk yang dipanjang di depan rumah kami yang bertuliskan “Welcome Ramadhan 1430 H” yang disertai photo salaam dan Mevlud.

Pemasangan tersebut ditujukan untuk lebih menyemarakkan datangnya bulan puasa dengan cara yang lebih berbeda, dibanding dengan cara-cara yang sebelumnya. Bisa jadi cara ini kelak akan berkembang dan menjadi budaya baru. Kalau dulu penyambutan ramadhan kala saya masih kecil bersifat publik, maka memasuki masa-masa remaja hingga menjelang pernikahan, penyambutan bulan ramadhan lebih menitik beratkan pada kontemplasi diri dan justru menjauhi hal-hal yang bersifat kosmetis. Kini, situasi itu diperkaya dengan hal yang bersifat kosmetis namun muncul dari kesadaran kebahagiaan unit terkecil masyarakat, yakni; keluarga.

Betapa pun itu, pengalaman ini lumayan mengangkat semangat saya dalam menyambut bulan ini. memang, kadang-kadang segala hal yang bersifat kosmetis dapat memberi makna tambahan namun tetaplah sikap untuk terus mempertimbangkan tetap dibutuhkan disini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: